Asma Kambuh Saat Traveling

Liburan memang jadi aktivitas yang paling dinanti oleh semua orang. Rasa penat terhadap pekerjaan selama ini memang membuat kita jadi ingin cepat liburan. Nah, kalau tiket pesawat sudah di tangan, selanjutnya kamu tinggal mempersiapkan semua hal terkait rencana liburanmu. Buat kamu yang punya penyakit asma pasti punya kewaspadaan tersendiri saat hendak berlibur. Apalagi, kalau liburan ke daerah yang tingkat polusinya tinggi. Tak perlu panik, kamu bisa liburan dengan tenang tanpa khawatir asma kambuh dengan beberapa tips berikut ini. Apa saja?

  1. Peka terhadap perubahan cuaca

Cara utama mencegah asma kambuh saat liburan adalah peka dan waspada terhadap perubahan cuaca di daerah tujuan kamu. Alangkah baiknya untuk memilih waktu dan tempat liburan yang tepat. Perlu kamu ketahui kalau asma bisa kambuh pada cuaca dingin.

Selain itu, penderita asma pun harus berhati-hati terhadap perubahan suhu drastis dari suhu panas ke suhu yang dingin. Untuk itu, selalu pantau cuaca sebelum memulai perjalanan. Penting untuk membawa pakaian hangat guna mengantisipasi perubahan cuaca ekstrem.

  1. Hindari asap rokok dan api unggun

Buat kamu yang berencana untuk camping atau naik gunung, patut berhati-hati. Camping di gunung atau di mana pun identik dengan menyalakan api unggun. Jika tak ingin asma kambuh saat liburan, sebaiknya hindari asap api unggun atau asap kembang api. Begitu pun dengan asap rokok.

Kamu wajib menghindari orang yang merokok. Asap dan hasil pembakaran kayu merupakan salah satu faktor penyebab asma paling tinggi. Oleh karena itu, pastikan untuk menjauhi semua kepulan asap.

  1. Hindari area pepohonan rimbun

Liburan di tempat wisata yang bernuansa alam sebenarnya baik untuk kesehatan paru-paru karena udaranya masih sejuk dan alami. Meski begitu, sebaiknya hindari area pepohonan rimbun sebab debu dan serbuk sari yang melekat di pepohonan juga bisa menjadi faktor kambuhnya asma.

Jika di dekat tempat wisata tersebut juga terdapat area tempat pemotongan kayu, kamu patut berhati-hati sebab bahan kimia yang keluar ketika kayu dipotong turut menjadi pemicu asma. Kayu akan melepaskan serbuknya serta mengeluarkan minyak dan ketika dihirup oleh penderita asma hal tersebut bisa memicu kambuhnya reaksi asma.

  1. Hindari lilin aroma terapi

Lilin aromaterapi memang bisa berfungsi sebagai terapi yang bisa menenangkan ketika dihirup. Namun sayannya, hal tersebut tidak berlaku pada penderita asma. Lilin aromaterapi yang dibakar justru dapat melepaskan bahan kimia ke udara, yaitu zat toluene dan benzena, yang bisa memicu reaksi asma.

Zat toluene terbuat dari cairan minyak bumi yang mudah terbakar, sedangkan zat benzena merupakan senyawa yang ditemukan di udara akibat efek pembakaran batubara dan emisi minyak. Masalanya, lilin aroma terapi tidak terbakar cukup panas guna menghancurkan kedua molekul berbahaya tersebut. Inilah yang lantas menyebabkan lilin aromaterapi mudah menyebabkan risiko serangan asma bagi pengidapnya.

  1. Suntik flu

Vaksin sebelum liburan memang dianjurkan. Nah, jika tak ingin asma kambuh saat sedang asyik liburan, kamu bisa mencoba vaksin flu. Suntik ini bisa melindungi kamu dari bahaya flu yang dapat meningkatkan risiko rentan terjadinya asma. Meski sudah divaksin, kamu juga harus tetap memerhatikan kondisimu, Hindari kegiatan yang menyebabkan kelelahan saat berlibur agar vaksin yang sudah kamu lakukan bisa memberikan reaksi yang positif.

Itu dia tips mencegah asma kambuh saat liburan. Jadi, sudah siap liburan dalam waktu dekat?

5 Tips Mencegah Asma Kambuh Saat Traveling